• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 22 Februari 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pedagang Ancam Jual Ikan di Depan Kantor DKP Sikka
    VICKY DA GOMEZ | Rabu, 08 Maret 2017 | 12:08 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pedagang
    Suasana tempat penjualan ikan di Pasar Alok, Rabu (8/3), pagi ini lengang, karena pengunjung lebih suka berbelanja ikan di “pasar gelap” di TPI Alok

     

    MAUMERE,FLOBAMORA.NET – Puluhan pedagang ikan di Pasar Alok mengancam akan menjual ikan di depan Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sikka. Hal ini akan dilakukan jika pemerintah tidka menutup aktifitas perdagangan ikan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Alok.
           

    “Kami akan lakukan itu, jual ikan di depan Kantor DKP. Kalau ikan tidak laku, yah kami bakar, makan, sambil tenggak moke di situ,” ancam Andreas, salah seorang pedagang ikan di Pasar Alok, Rabu (8/3).
           

    Andreas mengaku sikap tersebut sangat beralasan, karena selama ini pemerintah membiarkan saja terjadinya aktifitas penjualan ikan di TPI Alok. Padahal kata dia, fungsi TPI Alok yakni sebagai tempat pendaratan ikan, bukan difungsikan sebagai tempat penjualan ikan.
           

    Berubahnya fungsi TPI Alok ini, menurut Andreas, sudah berlangsung kira-kira 1 tahun lamanya. Pemerintah seolah-olah membiarkan saja, dan terkesan tutup mata. Kondisi ini sangat berdampak pada menurunnya jumlah pengunjung atau pembeli ikan di Pasar Alok.

    Lokasi TPI Alok cukup strategis dijangkau karena terletak di tengah Kota Maumere. Apalagi di sekitar TPI Alok juga dibuka “pasar liar” yang menjual sayur-mayur dan kebutuhan dapur. Kondisi ini hemat Andreas cukup memanjakan pembeli, sehingga lebih memilih berbelanja ikan dan sayur-mayur di TPI Alok dari pada di Pasar Alok.

    Sebelum nekad mewujudkan rencana menjual ikan di depan Kantor DKP, Andreas mengaku bersama-sama beberapa pedagang ikan lainnya sudah dua kali bertemu Kepala DKP Heribertus Nidi. Kepada kepala dinas, mereka meminta agar menertibkan perdagangan ikan di TPI, mengembalikan TPI pada fungsi yang sebenarnya, dan menutup aktifitas perdagangan ikan di tempat itu.

    “Kami sudah ketemu kepala, dan beliau berjanji akan koordinasi dengan Satpol PP untuk menertibkan. Tidak tahu apakah sudah dikoordinasi atau belum, tapi buktinya sampai sekarang masih terjadi perdagangan ikan di TPI. Kalau ini berlangsung terus, maka kami akan jual ikan di depan Kantor DKP,” tutur dia.

    Eginius, salah seorang pedagang ikan di Pasar Alok mengeluhkan makin menurunnya jumlah pembeli ikan di Pasar Alok. Hal ini kata dia dampak dari dibiarkan terjadinya perdagangan ikan di TPI. Jika jumlah pembeli menurun, kata dia, praktis pendapatan pedagang ikan di Pasar Alok pun berkurang. Dan ini erat kaitannya dengan pemenuhan kebutuhan hidup bagi rumah tangga.

    “Pak wartawan bisa lihat sendiri, sampai jam begini sangat sepi pembeli. Kalau ikan tidak laku terjual, tidak ada masalah buat kami. Tapi mari kita bersaing di tempat penjualan yang sebenarnya. Jangan ada yang lain dibiarkan jual di pasar gelap. Nah pemerintah harus buka mata lihat kondisi kami masyarakat kecil ini,” ujar Eginius, warga Kelurahan Wairotang.

    Dia mengajak semua pedagang ikan untuk menaati aturan main dalam berbisnis. Untuk penjualan ikan, katanya, pemerintah sudah menyediakan sejumlah pasar yang resmi seperti Pasar Alok, Pasar Senja Wolomarang, dan Pasar Senja Wairotang. Selain itu dia juga memberi wanti-wanti kepada pemerintah untuk tidak perlu ragu bersikap terhadap perdagangan ikan di tempat-tempat yang bukan peruntukannya.

    Eginius menilai pemerintah lemah melihat realitas yang terjadi di tengah masyarakat. Pemerintah baru hadir ketika terjadi gesekan atau sikap protes dari masyarakat. Karenanya, kata dia, sebelum pedagang ikan Pasar Alok benar-benar mewujudkan sikap menjual ikan di depan Kantor DKP, maka sebaiknya pemerintah harus cepat tanggapmenertibkan penjualan ikan di TPI Alok.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.