• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 21 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Melawan Saat Akan Diperkosa, Perempuan India Dihajar hingga Babak Belur
    ANA DEA | Sabtu, 24 Desember 2016 | 12:04 WIB            #INTERNASIONAL

    Melawan
    Foto yang diambil dari Facebook ini memperlihatan seorang perempuan yang babak belur dihajar beberapa pria karena melawan saat hendak diperkosa. Facebook/Independent

     
    NEW DELHI - Seorang perempuan di kota Mainpuri, Uttar Pradesh, India babak belur dipukuli dua pria setelah dia melawan saat hendak diperkosa.

    Polisi sudah menangkap seorang tersangka dan kini sedang mengejar dua orang lainnya yang terkait insiden tersebut.

    Video aksi kekerasan itu diuanggah ke Facebook dan memperlihatkan sebuah pergulatan yang melibatkan seorang perempuan dan seorang pria yang mengenakan kaus bergaris-garis.

    Sementara seorang pria lainnya memukuli perempuan itu berulang kali dengan menggunakan tongkat di kepala, punggung, dan bahunya.

    Dalam foto yang juga diunggah ke Facebook, terliat kepala perempuan itu berdarah sementara anak perempuannya yang masih kecil dan menyaksikan insiden itu terlihat menangis.

    Awalnya, perempuan itu pergi bersama suami dan anak perempuannya ke sebuah pasar di desa Kishani ketika seorang pria menarik pakaiannya lalu melecehkannya.

    Perempuan itu mengatakan, awalnya dia hanya menanyakan arah jalan kepada pria tersebut saat mereka memaksanya masuk ke dalam sebuah bangunan.

    "Saya minta dia berbicara dengan sopan. Namun, dia terus menghina kami dan memulai kekerasan. Pria itu menggunakan tongkat untuk memukul saya dan suami," ujar korban kepada kantor berita Asia News International (ANI).

    Perwira polisi Sunil Saxena mengatakan, kepolisian sudah menerima laporan kasus ini dan sedang menjalankan investigasi.

    "Tersangka sudah kami tahan beberapa jam setelah insiden terjadi dan kini petugas sedang mengejar tersangka lainnya," ujar Saxena.

    DI tengah kesusahan korban, video pemerkosaan itu digunakan partai oposisi BJP untuk menyerang partai berkuasa Samajwadi menjelang pemilihan umum di Uttar Pradesh.

    "Insiden ini adalah bukti bobroknya hukum dan aturan. Menteri utama bisa meluncurkan banyak skema tetapi selama rakyat tak mendapat perlindungan negara maka semuanya tak akan terlaksana," kata Vijay Bahadur Pathak, politisi senior BJP.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.